Badan Roy Jones Jr Sakit Semua Usai Hadapi Mike Tyson
Terlepas dari pro-kontra yang muncul usai tantangan melawan Mike Tyson, laga Roy Jones Jr dalam laga di STAPLES Center, Los Angeles, California, Minggu sore WIB (29/11/2020) itu sungguh impresif. Jones Jr yang lebih muda 3 tahun mampu bertahan hingga babak terakhir.
Petinju ke-2 berkompetisi dalam 8 babak dalam kompetisi eksibisi untuk tujuan amal. Sejauh pertarungan berjalan, Mike Tyson terlihat lebih unggul dan lebih kuat daripada Jones Jr. Sejak ronde ke-3, Jones Jr bahkan terlihat kerepotan dan lebih sering memeluk Concrete Neck.
Jones Jr mampu bertahan hingga babak final. Pertandingannya sendiri dipastikan setelah tidak ada juara alias imbang. Petinju ke-2 menerima keputusan ini dengan kelegaan dana meski penonton banyak sampai pengamat melihat Mike Tyson harus keluar sebagai juara.
"Syukurlah saya akhirnya kehilangan kemauan dalam hidup saya," kata Jones Jr. usai pertarungan seperti dikutip Insider.com.
Jones Jr. mengaku 'disiksa' sepanjang pertarungan. Saking musuhnya, Mike Tyson meski berusia tiga tahun lebih tua, ternyata tetap memiliki kekuatan yang tak terbantahkan.
"Dia memukul lebih keras, tangannya sakit, kepalanya sakit (tangan saya), seluruh kontak membuatnya merasa mual," kata mantan juara dunia empat kelas berbeda itu.
Jones Jr tidak menentang, jika pertarungan melawan Mike Tyson benar-benar melelahkan. Ia harus disiplin dalam menjaga jarak dan mengamankan pergelangan tangan Mike Tyson di bawah ketiaknya.
agen bola judi online kemesraan mikel arteta dan josep guardiola "Saya belajar dalam pertarungannya melawan Lennox Lewis dan Evander Holyfield; mengamankan lengannya [sehingga dia tidak bisa melepaskan] tembakan pendeknya," tambah Jones Jr.
"Saya harus melakukan clinch. Pukul ke samping di dalam clinch dan dapatkan kembali tangan [di dalam clinch]. Itulah taktik yang saya gunakan. Masukkan ke dalam, taklukkan di luar."
Menurut Compubox, petinju kedua sejauh ini melepaskan sekitar 429 tembakan. Dari 236 tembakan yang dikirim Jones Jr., hanya 37 yang berhasil melewati target atau 15,7%. Dalam sekejap Tyson mampu mendaratkan 67 dari 193 tembakan yang dikirim atau 34,6%.
Dari beberapa tembakan yang dilakukan Tyson, Jones Jr. mengakui dua di antaranya benar-benar menyakitkan. Meski begitu, itu merupakan upaya untuk tidak meng-KO dan terus bertanding.
"Saya tidak pernah berpikir tentang KO, tapi itu memukul saya dengan pukulan tubuh yang bagus dan memukul saya dengan pukulan langsung dan rahang saya sakit," kata Jones Jr.
"Tidak masalah, semuanya melalui pertempuran. Tapi saya tidak pernah merasa pusing. Saya benar-benar merasakan (sakit) itu, tapi tidak pernah membuat saya pusing," kata Jones Jr.
"Itu melepaskan lebih banyak pukulan. Saya melepaskan lebih banyak pukulan dan pukulan lainnya. Semuanya berjalan dengan baik. Saya tidak memiliki masalah dengan hasil yang seimbang," kata pria berusia 51 tahun itu.
Jones Jr. lebih lanjut berterima kasih bahwa tidak ada yang terbunuh dalam pertarungan tersebut. Menurutnya, hal ini paling penting ketika mereka mencoba menghibur beberapa pecinta tinju di dunia melalui pertandingan memori.
"Saya bersyukur tidak ada yang terluka, ini membuat segalanya lebih baik lagi. Beberapa orang terhibur."
