Rumah Dokter Pribadi Digerebek Polisi, Kematian Maradona Tidak Wajar?
Sebuah sinetron baru muncul di tengah kesedihan yang melanda dunia karena kepergian legenda sepak bola dunia Diego Maradona. Empat hari setelah kematiannya, puluhan polisi mendatangi rumah dan klinik Leopoldo Luque, dokter individu Maradona, pada Minggu pagi waktu setempat di lokasi (29/11/2020).
Menurut laporan harian setempat, La Nacion seperti dikutip news.cgtn, sekitar 30 polisi dibebaskan untuk memeriksa keberadaannya. Sesaat kemudian, 20 orang lainnya bergegas ke klinik Luque di Buenos Aires.
situs taruhan slot resmi situs terbesar slot terbaru indonesia Tidak ada informasi hukum yang dikirim oleh polisi setelah penangkapan. Namun, salah satu sumber mekanisme peradilan Argentina, menjelaskan, polisi sedang mencari bukti atas dugaan tindak pidana yang dilakukan Luque, yakni pembunuhan tak disengaja terhadap Diego Maradona.
"Jika penyimpangan dalam pengobatan Maradona benar-benar diverifikasi, ada kemungkinan arah itu bisa berujung pada pembunuhan," kata sumber seperti dikutip La Nacion.
Awalnya, faksi keluarga telah mengungkapkan kesedihan mereka atas layanan klinis yang diterima Maradona sebelum kematiannya. Menurut pengacara keluarga, bantuan klinis akhirnya tiba. Mantan pemain Napoli itu akhirnya meninggal dunia karena serangan jantung pada Rabu (25/11/2020).
Saat itu, Luque sempat tampil di TV memberikan info pada Minggu malam. Dia menjelaskan bahwa dia telah melakukan segala upaya untuk menyelamatkan hidup Diego Maradona.
"Saya tahu apa yang saya lakukan," kata Luque. "Saya sangat yakin jika saya melakukan yang terbaik untuk Diego. Yang terbaik yang bisa saya lakukan," tambah Luque.
“Saya sedih karena teman saya meninggal, tetapi saya bukanlah orang yang perlu bertanggung jawab untuk itu. Anda ingin tahu untuk apa saya bertanggung jawab? Untuk mencintainya, merawatnya, memperpanjang hidupnya, dan memperbaikinya sampai akhir,” ujarnya penuh emosi.
Menurut media massa terbesar Argentina, Clarin, Luque mengatakan jika fasilitas simpati di kediaman Maradona sangat terbatas. Luque menjelaskan, rumah Maradona harus dilengkapi dengan defibrilator harian dan ambulans. Dan menurutnya, itu bukan salahnya.
"Dia [Maradona] pasti akan pergi ke pusat rehabilitasi. Dia tidak mau," kata Luque.
Luque memberi tahu Clarin jika hubungan pribadinya dengan Maradona seperti "ayah dan anak. Dia mengaku akan bersaksi di depan hakim meskipun dia tidak sedang diselidiki.
